-->

BERKONTRIBUSI UNTUK BANGSA LEWAT MENULIS

      Salah satu indikasi majunya peradaban manusia adalah ilmu pengetahuan. Ketika seseorang mampu menyelesaikan sebuah masalah dengan solusi, juga menunjukan indikasi bahwa ia mampu menyeimbangkan antara emosi dan akal pikiran berdasarkan ilmu pengetahuan itu. Dewasa ini,  sering kita jumpai berbagai macam teknologi baru yang dihasilkan oleh manusia.  Karya-karya inovatif di bidang lain sebagai sumbangsih besar untuk masyarakat luas, pemerintah bahkan bangsa . Semua itu dilakukan agar terciptanya tatanan kehidupan bermasyarakat yang maju. Serta tidak ketinggalan oleh perkembangan zaman yang semakin kompleks dengan tantangannya.
Setiap masyarakat tentu menginginkan setiap bangsanya mencapai apa yang telah dicita-citakan, bagaimana agar hal itu bisa terwujud yakni salah satu caranya sebagai masyarakat yang peduli akan bangsanya akan terus berusaha memberikan suatu apresiasi terhadap bangsanya termasuk kita sebagai pemuda penerus bangsa. Maksud dari apresiasi tersebut bahwa banyak hal yang bisa dikontribusikan terhadap bangsa, suatu bangsa akan berkembang tentu merupakan hasil dari pemikiran masyarakatnya sejauh mana kemajuan suatu bangsa dapat dilihat dari sejauh mana keterlibatan masyarakat terhadap bangsanya. 
    Secara umum, semua yang berkaitan dengan kemajuan tersebut tidak terlepas dari proses belajar yang berkesinambungan. Ada tiga hal yang menjadi keterampilan dasar dari proses ini yakni membaca, memahami kemudian mengaplikasikan apa yang telah dipahami dalam hal ini bisa dalam bentuk tulisan. Sehingga bisa melahirkan karya-karya besar. Karena jika pengaplikasian sesuatu tanpa memahami bahkan tanpa membaca sekalipun merupakan hal yang mustahil. Oleh karena itu membuat suatu karya yang bermanfaat menjadi hal  prioritas untuk mengembangkan dan menuangkan cakrawala pengetahuan seluas mungkin.                            Berkonstribusi untuk bangsa bukan berarti harus mengeluarkan kas pribadi maupun sebagian dari harta kekayaan kita,kemudian dimasukkan ke kas negara dan bukan berarti kita harus mempertaruhkan nyawa demi bangsa kemudian dapat dikatakan sebagai sebuah kontribusi untuk bangsa. Tidaklah demikian, melainkan banyak cara penghargaan yang dapat kita sumbangsikan terhadap bangsa. Hasil pemikiran masyarakatlah merupakan konstribusi terbesar untuk bangsa, nah bagaimana agar pemikiran masyarakat dapat terealisasikan terhadap bangsa ? salah satu caranya yaitu melalui sebuah karya tulis. Dengan melalui sebuah karya tulis kita dapat menuangkan hasil pemikiran kita.
      Mengamati realita yang terjadi di Masyarakat Indonesia harus diakui masih sangat kuat dalam tradisi berbicara. Sebagian orang lebih cenderung  mengobrol ke sana ke mari dari pada menulis. Khususnya generasi muda, bahwa sebagian besar dari mereka hanya memplagiatkan apa yang telah orang lain ciptakan. Tebukti dengan kecenderungan mahasiswa yang sebagian besarnya hanya melihat dari segi kemudahan memenuhi kebutuhannya saja. Menghasilkan sebuah tulisan merupakan suatu penghargaan terbesar bagi diri sendiri dan kepada orang lain tentunya.
       Suatu bangsa tidak akan maju tanpa ada kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakatnya, pemerintahlah yang menjalankan sistem pemerintahan, dan masukan-masukan dari masyarakatlah yang menjadi pedoman bagi pemerintah sehingga pemerintah mampu menjalankan perannya dengan baik. Bagaimana agar masukan-masukan masyarakat dapat tersampaikan kepada pemerintah tentu salah satu caranya dengan melalui sebuah karya tulis. Pepatah mengatakan menulis lah jika engkau ingin dikenang.  
       Diketahui bahwa Manusia adalah tempatnya lupa. Sekuat apapun daya ingat seorang manusia, suatu saat ia juga akan mengalami hal yang namanya lupa, dan hal yang paling efektif untuk mengatasi masalah lupa itu adalah dengan menulis, karena semuanya tersimpan rapi dalam berkas-berkas nyata, tidak abstrak yang hanya berupa ingatan. Maka darinya (menulis) kau akan belajar banyak hal.
        Untuk itu, sudah saatnya lah kita  berkomitmen dalam diri sendiri untuk mulai menulis, dan terus menerus menulis sehingga membuat sebuah karya dari apa yang telah anda tulis. Jangan biarkan dirimu terlena oleh ketakutan yang tak beralasan. Keberaniaan harus dibangun, dan jadikan menulis sebagai sebuah kebutuhan . Inilah kontribusi yang bisa Anda berikan untuk menjadikan bangsa ini lebih maju. Karena masukan-masukan dari masyarakatlah yang paling dibutuhkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagaimana agar hasil pemikiran kita dapat terealisasikan tentu dengan menciptakan sebuah karya tulis. Sehingga apa yang telah dihasilkan itu akan menjadi bahan pendukung bagi pemerintah untuk memajukan suatu bangsa. 
        . “Jika kau bukan anak raja dan juga bukan anak ulama besar, maka MENULISLAH” (Al-Ghazali). Sepenggal kalimat Al-Ghazali yang sarat makna, mengajarkan kita untuk senantiasa menulis dan menulis. Setiap manusia yang dilahirkan ke dunia ini dalam keadaan bodoh dan memiliki ilmu sedikitpun. Hidup adalah proses pembelajaran tanpa henti, tak mengenal tempat, waktu, usia, dan cara. Segala apapun yang kita lakukan adalah proses pembelajaran yang memiliki hikmah di balik itu semua. 
        Persoalan pintar dan ahli menulis soal belakang yang terpenting adalah teruslah belajar agar tidak  dikatakan bodoh. kunci keahlian menulis adalah mulai menulis. Dan kunci memulai menulis adalah menulis kalimat pertama.
       
    by: Rezki Amalia P