-->

Buletin Edisi 16 - Fenomena Siri Na Pacce dalam Konteks Kekinian

Buletin Edisi 16 - Klik Disini untuk Download

Fenomena Siri Na Pacce dalam Konteks Kekinian
Oleh : Lisa Ayu Lestari

Provinsi Sulawesi Selatan dengan Makassar sebagai ibu kotanya terdiri dari 24 kabupaten/kota yang kaya akan suku bangsa.

Keanekaragaman suku bangsa di Sulawesi Selatan terdiri dari suku Bugis, suku Makassar, suku Mandar, suku Toraja, Suku Duri, Suku Pattinjo, Suku Bone, Suku Maiwa, Suku Endekan, Suku Pattae, dan Suku Kajang/Konjo. Kesebelas suku bangsa di Sulawesi Selatan ini tentunya memiliki ciri khas masing-masing yang membedakannya dengan suku bangsa yang lain.

Perbedaan itu terletak pada segi bahasa, gaya hidup, makanan, mata pencaharian, dan tingkat kemajuan sosial ekonominya.

Namun, tak dapat dipungkiri bahwa kesebelas suku bangsa di Sulawesi Selatan ini juga memiliki banyak persamaan dalam segi adat istiadat dan unsur kebudayaannya.Salah satu unsur kebudayaan yang terkenal di Sulawesi Selatan adalah kebudayaan Siri’ Na Pacce.

Siri’ Na Pacce merupakan ideologi hidup bagi Suku Bugis-Makassar.Istilah Siri’ Na Pacce mencerminkan identitas dan watak dari masyarakat Sulawesi Selatan secara keseluruhan.Siri’ artinya rasa malu (harga diri) yang merupakan hal yang sakral bagi masyarakat Bugis-Makassar.Menjaga harga diri bagi masyarakat Bugis-Makassar sampai akhir hayat lebih penting dibandingkan dengan nyawa sendiri.

Oleh karena itu,  Siri’ menjadi kekuatan spiritual yang menggerakkan hati masyarakat Bugis-Makassar untuk rela mengorbankan nyawa demi sebuah perjuangan. Prinsip Siri’ inilah yang membentuk watak keberanian masyarakat suku Bugis-Makassar. Sedangkan... Baca Selengkapnya