-->

Resensi Administrasi Publik Untuk Pelayanan Publik

Oleh: Dira Miftahul Jannah
Identitas Buku
Judul Buku : Administrasi Publik untuk Pelayanan Publik
Penulis Buku : Prof.Dr. Deddy Mulyadi, M.Si.
Dr. Hendrikus T. Gedeona, S.I.P., M.Si.
Muhammad Nur Afandi, S.Pd., M.T.
Penerbit Buku : ALFABETA, CV
Kota Terbit : Bandung
Tahun Terbit : 2016
Cetakan : I
Tebal Buku : 266 Halaman
Bahasa : Indonesia
Warna Sampul : Putih dan Hijau
Harga Buku : Rp. 54.000
ISBN : 978-602-289-228-1

Ringkasan Buku
Dalam buku ini membahas mengenai pelayanan publik yang menjadi peran dan fungsi utama dari birokrasi pemerintah, selain fungsi pengaturan, pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan. Oleh karena itu, tentunya dalam praktik penyelenggaraan layanan publik harus dikelola secara baik dan benar agar dapat memberikan suatu pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat. Diketahui bahwa dinamika perkembangan studi administrasi publik, berjalan seiring dengan dinamika perubahan dalam masyarakat itu sendiri, dan kita tahu bahwa urusan publik dari waktu ke waktu selalu saja ada dengan kebaruannya, oleh karena itu, paradima dan teori-teori dalam studi administrasi publik selalu saja lahir dalam konteks memecahkan berbagai permasalahan atau urusan publik tersebut. Berikutnya mengenai pemahaman konsep administrasi,didalamnya terdapat bebagai konsep yakni tekait dengan konsep publik, pelayanan publik, kualitas pelayanan dan tentunya etika aparatur birokrasi pemerintahan dalam pelayanan publik. Keempat konsep tersebut sebagai dasar penting dalam memahami sebuah proses maupun sistem pelayanan yang prima. Karena tanpa kita memahami apa itu publik dan permasalahanya, tentunya penyelenggara pelayanan ataupun birokrasi pemerintahan akan sulit untuk memberikan sebuah pelayanan publik yang diharapkan dan dibutuhkan masyarakat.

Selanjutnya dalam buku ini juga membahas mengenai strategi dan metode inovasi untuk pelayanan yang berkualitas, dimana hal tersebut digagas oleh para pakar admnistrasi publik dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik. Beberapa strategi atau metode inovasi tersebut, bahkan mempersyaratkan suatu partisipasi publik dalam proses pelayanan publik. Bagi organisasi penyelenggara layanan publik, baikburuknya pelayanan dibandingkan dengan standar yang telah ditetapkan, dapat dijadikan tolak ukur untuk menilai seberapa besar komitmen organisasi tersebut terhadap kemauan dan kemampuannya memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. Adapun dibahas pula dalam buku ini mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP). Pemerintah sebagai penyedia pelayanan publik diharapkan dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakatnya, oleh karena itu kualitas pelayanan publik menjadi program utama khususnya dalam pelayanan melalui penyusunan dan pelaksanaan SOP. Setiap sistem manajemen kualitas yang baik selalu didasari oleh Standar Operasional Prosedur. Terakhir dibahas pula mengenai teknik penyusunan standar pelayanan yang ditujukan untuk menciptakan reformasi birokrasi pemerintahan dalam rangka meningkatkan tata kelola pelayanan publik yang lebih baik di masa depan.

Kelebihan
Isi yang terdapat dalam buku ini terorganisir dengan baik karena memberikan penjelasan-penjelasan yang spesifik terhadap pengertian-pengertian dasar yang ada didalamnya. Selain isinya yang baik, font yang digunakan juga sangat jelas dan nyaman di mata pembaca.

Kekurangan
Tidak terdapatnya kesimpulan mengenai pembahasan di setiap akhir bab-nya, serta masih ditemukan kata-kata yang sulit dimengerti oleh pembaca.

Biografi Penulis
Prof Deddi Mulyadi, M.Si. dilahirkan di Bandung tanggal 28 November 1959. Penulis merupakan Ketua/Guru Besar di STIA Lembaga Administrasi Negara (LAN) Bandung. Pendidikan Sarjana (S-1) di Universitas Pasundan (UNPAS), lulus tahun 1989. Magister Studi Ilmu Administrasi (S-2) diperoleh dari Universitas Indoenesia (UI) lulusan tahun 1995. Dan mendapat gelar Doktor (S-3) Administrasi Pendidikan /Studi Kebijakan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada tahun 2003. Penulis bekerja sebagai Ketua/Rektor/Guru Besar di STIA LAN Bandung yang beralamat di kantor Jl. Cimandiri 34-38 bandung. Penulis telah menjadi PNS sejak 1986. Dan memulai bekerja sebagai Kepala Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur 1 LAN Bandung pada tahun 2005-2008 dan Ketua STIA LAN Bandung/ Guru besar Administrasi Negara/Publik 2008-Sekarang.

Hendrikus Triwibawanto Gedeona, lahir di Kota Renha Rosari Larantuka, ujung Timur Pulau Bunga(Flores), Nusa Tenggara Timur(NT) pada tahun 1973. Setelah lulus dari Sekolah Menengah Seminari San Dominggo Hokeng, meneruskan pendidikan ke Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Jurusan Ilmu Administrasi Negara konsentrasi Kebijakan Publik. Setelah menyelesaikan pendidikan si tahun 1998 pada perguruan tingg tersebut, kemudian melanjutkan pendidikan S2 pada perguruan tinggi yang sama, dengan bidang ilmu yang sama, yakni Ilmu Administrasi Negara konsentrasi Kebijakan Publik. Pendidikan s2 dilaksanakan mulai tahun 2001 dan lulus pada tahun 2003. Setelah itu berkarya sebagai tenaga pendidik alias Dosen pada STIA LAN Bandung sejak tahun 2005. Pada tahun 2014 mendapat gelar s3(Doktor) dari Universitas Indonesia pada bidang Ilmu Administrasi Negara(Publik. Sampai saat ini, berkarya sebagai Dosen PNS di STIA LAN Bandung dengan keahlian pada bidang Ilmu Administrasi Negara, Kebijakan Publik dan Pelayanan Publik.

Muhamad Nur Afandi, S.Pd., M.T., dilahirkan di P. Basuki pada tanggal 12 Januari 1976. Penulis merupakan Dosen(Lektor Kepala) di STIA Lembaga Administrasi Negara(LAN) Bandung Pendidikan Sarjana S-1 dari FMIPA, diperoleh dari Universitas Pasundan, lulus tahun 2003. Magister Studi Pembangunan(S-2) diperoleh dari Institut Teknologi Bandung(ITB) lulusan tahun 2008. Saat ini penulis sedang melanjutkan Program Doktor Ilmu Sosial BKU Administrasi Publik di Universitas Pasundan. Selain pendidikan formal, yang bersangkutan juga telah menjalani berbagai pendidikan dan pelatihan antara lain: Pelatihan Kepemimpinan Emotional Intelligence, Pelatihan Pemahaman Implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000, Diklat Pengembangan Kurikulum dalam rangka Peningkatan Mutu Pendidikan, Bimtek Pengadaan Baran g/Jasa Pemerintah, Diklat Penulisan Artikel llmiah Bidang Ilmu Administrasi, Iso 9001: 2008 Internal Audit Training Basedon ISO 19011:2011, Diklat Service ExcellenceAwareness, Workshop Pengelolaan laboratorium Inovasi di Lingkungan Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Kesimpulan
Peningkatan kualitas pelayanan publik oleh birokrasi pemerintahan bukanlah pekerjaan mudah seperti halnya membalikkan telapak tangan mengingat pembaharuan tersebut menyangkut pelbagai aspek yang telah membudaya dalam lingkaran birokrasi pemerintahan.Manajemen kinerja yang kurang optimal dapat disebabkan oleh faktor sumber daya manusia yang kurang berkualitas atau faktor lingkungan kerja yang kurang mendukung. Relevansi manajemen kinerja dan kinerja organisasi penyelenggara layanan publik adalah sangat kuat, jika diperhatikan berbagai landasan teori dan argumentasi yang diungkapkan sebelumnya. Oleh karenanya, penerapan manajemen kinerja yang baik akan berhubungan dan berimplikasi terhadap sebuah kinerja organisasi penyelenggara layanan publik yang baik pula. Implikasi lanjutannya adalah bahwa dengan kinerja organisasi penyelenggara layanan publik yang baik, maka kualitas pelayanan kepada masyarakat akan dapat diwujudkan.