-->

Selenggarakan Diskusi Publik bertajuk Peran Pemuda Dengan Mahasiswa Administrasi Se-Sulsel.




Bertempat di Warkop 17 Perintis Kemerdekaan KM. 12, diskusi publik yang bertajuk "Peran Pemuda Dibalik Prestasi dan Inovasi Pembangunan Daerah" telah terselenggara, Sabtu (10/2). Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi (Humanis) Fisip Unhas bersama dengan Ikatan Mahasiswa Administrasi (IKMA) mengadakan kegiatan tersebut guna memahami pentingnya peran pemuda di Sulsel.

Dihadiri oleh beberapa delegasi dari dari perguruan tinggi yang tergabung dalam IKMA diantaranya Himpunan Mahasiswa Administrasi (Himanis) Universitas Negeri Makassar, Humanis Prima Sengkang, Himagara Sidrap, STISIP Muhammadiyah Sinjai, Himagara FIS UNM, Humaniera FISIP UNISMUH dan Himan Unibos Makassar. Adapun materi diskusi dibawakan oleh Irwan Ali dan Sopian Tamrin dan dimoderatori oleh Alfiana yang juga selaku koordinator Kajian Humanis FISIP Unhas.


Irwan yang juga anggota DPRD Sulawesi Selatan, mengatakan pemuda yang sebenarnya adalah pemuda yang ada ditataran panggung.

“ Tugas pemuda hari ini baik untuk hari esok adalah meneruskan arah sejarah, karena kalian pemuda memiliki kesempatan untuk merubah apa yang salah,” kata Irwan dalam diskusi.

Selain itu, lanjut Irwan mengungkapkan bahwa pemuda bersinergi dengan pemerintah itu tidak harus tapi paling tidak memiliki mimpi yang sama dgn pemerintah. Zaman hari ini menuntut lebih banyak dari itu, persaingan-persaingan sudah, masuk tapi kita lebih banyak menghabiskan waktu untuk berdebat dengan pemerintah. Sehingga tanpa sadar kita sudah di keruk oleh perkembangan zaman dan globalisasi yang terus maju, kata Irwan.

Sedangkan perwakilan dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan, Sopian Tamrin mengatakan bahwa Pengetahuan harus berpihak kepada kebaikan, sama dengan pemuda yang juga harus berpihak dengan kebaikan.
"Saat ini kalau mau melakukan perubahan, pemuda harus bersinergi dengan masyarakat," tutur Sopian.

Irwan menambahkan, bahwa berbicara tentang wawasan dan potensi mahasiswa sudah tidak bisa diragukan tapi masalahnya adalah implementasinya.
Negara harus menyiapkan pemuda menjadi pemimpin-pemimpin masa depan. Pemuda mau tidak mau harus berpartisipasi, lanjut Irwan

"Lagi-lagi pemilik sah negeri ini adalah kalian. Pemuda harus bangkit, pemuda harus semangat. ketika pemuda tidak bisa melakukan sesuatu maka hari esok tidak akan baik-baik saja," ucap Irwan menutup sesi tanya jawab.